Tampilkan postingan dengan label Sarana Penunjang Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sarana Penunjang Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 14 November 2013
TIK Sebagai Sarana Penunjang Pendidikan
Kepala Pusat Teknologi Informasi
dan Komunikasi (Pustekkom), Ari Santoso pada saat jumpa pers di Kemdikbud hari
ini, Rabu (13/11) dalam rangka Anugerah KiHajar 2013 di Kemdikbud, mengatakan
agar dapat melaksanakan semua kebijakan tersebut salah satu upaya yang
ditempuh adalah dengan pemanfaatan teknologi informasi komunikasi (TIK) secara
optimal. Seperti kita sadari bahwa kemampuan TIK sangat luar biasa dan kian
hari berkembang pesat, dapat merubah pola pikir dan perilaku manusia di muka
bumi ini katanya.
Ari Santoso menyatakan kurun
waktu lebih kurang 10 tahun, Pusat Teknologi Komunikasi Pendidikan ( Pustekkom)
sudah merancang pemanfaatan TIK. Pustekkom sudah mencoba membuat
terobosan-terobosan baru membangun TIK dan hasilnya sangat memuaskan semua
pihak terutama bagi guru dan peserta didik walaupun masih ada
kendala terkait masalah anggaran yang belum mencukupi, jaringan internet belum
sempurna karena fasilitas listrik belum ada khususnya di daerah-daerah
tertentu, namun dari tahun ke tahun Pustekkom selalu berusaha mengembangkan TIK
ini agar bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia dengan mengajak semua pihak
termasuk PLN dan TELKOM imbuhnya.
Hingga saat ini Pustekkom sudah
menerapkan TIK sebagai bagian dari Proses Belajar Mengajar (PBM) termasuk di
ruang kelas. Seperti Portal Rumah Belajar sebagai media belajar internet
(online) untuk para guru dan siswa agar dapat mengakses bahan belajar serta
berkomunikasi dan interaksi antar komunitas pendidikan. Jardiknas, yang
berfungsi untuk melayani kantor Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota/PT/UPT dalam
hal transaksi data online, e-administrasi juga TV EDUKASI untuk siswa
memberikan layanan siaran pendidikan berkualitas untuk menunjang tujuan
pendidikan nasional.
Program KI HAJAR saat ini telah
memuat Kuis Unggulan Tahunan dari TV EDUKASI yang bertujuan menjaring siswa
yang mempunyai pengetahuan di bidang TIK terutama dari daerah terpencil,
sekaligus juga mensosialisasikan program-programnya TVE kepada
masyarakat dan bagi pemenang akan diberikan hadiah sahutnya.
Hadir pada saat konperensi pers
adalah perwakilan pemerintah daerah yang akan menerima Anugerah KiHajar,
seperti Walikota, Bupati, Wakil Bupati dan beberapa Kepala Dinas Pendidikan
mewakili pemerintah daerah serta pejabat di lingkungan Kemdikbud. (MS)
Sumber : http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/1854
Langganan:
Komentar (Atom)

Tahun 2014, Anggaran Pendidikan Naik 7,5 Persen
Riqqah Dhiya Ramadhanty
Kartu Perlindungan Sosial (KPS)
Sehari Bersama SBY